My "First" Business

Hi! di sini aku akan sedikit menceritakan tentang my “first” business. Kenapa ada tanda kutip pada first karena memiliki cerita yang cukup berliku-liku sehingga aku juga tidak yakin apakah ini adalah bisnis pertamaku. Oke well, daripada Panjang kali lebar, aku akan memulai sedikit bercerita semoga kalian tidak bosan untuk membacanya. Jika kalian yang tidak suka membaca, mungkin someday akan aku buatkan video-video. Tentu ini masih wacana hehehe.
Bisnis pertamaku adalah “Flowerizy” dari namanya mungkin kalian sudah bisa menebak produk apa yang aku jual. Yap! Benar sekali, flower tapi bukan bunga asli ataupun bunga dari flanel melainkan adalah bunga kertas atau paperflower. Sebenarnya dulu aku pernah berkecimpung di dunia bunga flanel, aku pernah membuat produk bunga flanel tapi aku menjualnya hanya dikalangan pertemananku. Aku juga tidak membuat platfrom khusus untuk bunga flanel ini. Why? Aku sejenak berpikir, pelaku bisnis bunga flanel sudah sangat lumayan banyak sekali dan tentu ada banyak sekali pelaku bisnis ini yang menghasilkan produk-produk bunga flanel yang sangat cantik. Apalah aku yang hanya pemula, bunga yang aku buat tak sebagus dibandingkan bunga-bunga dari pelaku bisnis yang lebih dulu terjun. Pernyataan aku ini tidak bermaksud untuk membuat kalian yang ingin terjun ke bisnis tapi sudah merasa takut akan persaingan. But, yang aku tekankan adalah realita sebuah bisnis. Apapun jenis bisnis yang kamu jalani atau akan kamu mulai pasti tidak akan luput dari yang namanya kompetitor atau pesaing. It’s fact about business.
Disini aku lebih kepada, bagaimana menemukan solusi dari persoalan tentang kompetitor. Aku sadar betul, persaingan bunga flanel amatlah sangat tinggi, seakan aku harus melewati tebing tinggi. Kemungkinan bisa aku lewati namun tentu membutuhkan proses yang cukup panjang. Dari sana aku berpikir, bagaimana jika aku memulai suatu bisnis dimana produknya belum terlalu banyak pesaing. Aku mulai mencari produk apa yang tidak banyak pesaing tapi memiliki nilai jual.
Aku mencari ide di pinterest, aku melihat bunga yang dibuat dari kertas. Bunga-bunga kertas itu sangat cantik saat digunakan sebagai dekorasi acara special. Oke! I found it!
Setelah aku menemukan produk yang pas, aku mulai mereset kompetitor. Aku ingin melihat seberapa banyak pelaku bisnis bunga kertas ini. Ternyata di Indonesia pada tahun 2017, pelaku bisnis paperflower masih sangat sedikit. Setelah itu aku mulai mencari pelaku bisnis  yang sukses dengan bisnis paperflower ini.


Dan setelah aku menemukannya, ini seakan menjadi angin segar yang membuat aku termotivasi untuk segera terjun ke bisnis paperflower. Namun, aku harus mencari tahu apa saja yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk. Mulai dari bahan-bahannya dan cara membuatnya.  Setelah mengumpulkan beberapa informasi tentang bisnis bunga kertas, aku mulai membuat platform yaitu Instagram untuk aku jadikan sebagai media promosi. Aku menemukan banyak contoh-contoh bunga di pinterest, kemudian aku mengambil beberapa sample foto bunga yang menurutku, aku bisa untuk membuatnya dan tentu di caption foto tersebut aku cantumkan bahwa itu adalah refrensi.
Aku memulai flowerizy pada September 2017, sebulan kemudian aku mendapatkan orderan pertama. Bisa dikatakan, orderan pertama adalah kali pertama membuat bunga jadi aku membuat bunga dipandu tutorial dari youtobe. Bisa dibilang, aku anaknya nekat! Orderan pertama dengan jumlah 200ribuan, aku gunakan untuk membeli alat-alat seperti lem tembak dan kertas. Bersyukur sekali customer puas, kemudian selanjutnya pembeli mulai berdatangan.
Itu sekilas dari perjalanan memulai bisnis pertamaku yaitu flowerizy. Kita Kembali membahas kenapa aku bilang “First” dengan tanda kutip karena sebelumya aku pernah berkecimpung di dunia reseller atau dropship. Waktu aku kuliah, aku awalnya iseng untuk dropship dimana aku mengambil produk di Tokopedia kemudian aku promosikan di facebook. Bisnis dropship berjalan lancar, waktu kuliah aku sudah tidak meminta uang dengan orang tua bahkan aku bisa ganti HP dan membeli kamera digital dari bisnis dropship.
Aku sangat menyarankan kalian yang baru ingin terjun ke dunia bisnis untuk mencoba dropship karena itu bisa melatih kamu untuk berkomunikasi dengan customer jadi Ketika kamu sudah siap untuk terjun ke bisnis dimana kamu yang menciptkan produk, kamu sudah terbiasa melayani customer. Penting sekali untuk tahu bagaimana cara berkomunikasi dengan customer karena kamu harus menyakinkan mereka untuk membeli produkmu.
Kenapa aku bilang flowerizy adalah “first” karena ini adalah pertama kalinya aku terjun ke bisnis dimana aku menciptkan suatu produk dan secara finance tercatat dengan teliti pengeluaran, pemasukan dan keuntungan.
Oke, segitu aja sharing kali ini semoga ada hal-hal yang bisa kalian petik dari ceritaku ini. Terimakasih yang sudah membaca sampai di titik ini ( titik).

Komentar